I’tikaf

Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَ beri’tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan :

حَدِيْثُ عَا ءِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا، زَوْجِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ
كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ ، حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّه ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

728.  ‘Aisyah r.a. berkata: Biasa Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ beri’tikaf pada malam-malam sepuluh terakhir Ramadhan hingga wafatnya, kemudian dilanjutkan oleh istri-istrinya sepeninggalan beliau صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَ.  (Bukhari Muslim)

Diterbitkan oleh

raksadipa

Just Nobody who search Ridho Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s