KITAB : HAID ; BAB: TIDUR DALAM KEADAAN DUDUK YANG MANTAP TIDAK MEMBATALKAN WUDHU

212. Anas bin Malik r.a. berkata: Setelah iqamat sedang Nabi saw. masih bicara dengan dua orang di samping masjid, mak a tiadalah Nabi saw. melaksanakan shalat, sehingga sahabat-sahabat yang menantikannya tidur, kemudian mereka bangun dan langsung shalat. (Bukhari, Muslim).   Yakni tanpa memperbarui wudhu.

Ditulis dalam HAID. 1 Comment »

Satu Tanggapan to “KITAB : HAID ; BAB: TIDUR DALAM KEADAAN DUDUK YANG MANTAP TIDAK MEMBATALKAN WUDHU”

  1. soby Says:

    kebanyakan orang mendengar kan khotbah jumat sambil tidur kemudian kepala di taruh di antara dua kaki di tekuk kaki ya…….. kalo dia tidur otomais lubang dubul itu membuka misal dia tidur kentut pun tidak terasa….. kebanyakan orang kita ituh begituh belum paham banget tentang hadits ini…………. yg betul kan du2k silah dan tegak…………dan tidak tiduur.. ntah di deger tapi sayup2 suara……………


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: